Rm. Yohanes Gani Sukarsono, CM
Renungan:
Manusia berlomba-lomba mengejar popularitas. Bahkan rela melakukan tindakan-tindakan yang konyol dan bodoh. Hal ini disebabkan orang ingin diperhitungkan, diakui keberadaannya. Orang yang semula bukan siapa-siapa atau tidak terkenal sama, lalu melakukan tindakan sesuatu, akhirnya dia diakui keberadaannya. Orang yang mengejar popularitas akan melakukan tindakannya tidak berdasarkan kasih kepada sesama atau menjalankan perintah Tuhan, melainkan hanya ingin dikatakan hebat. Yesus adalah orang yang populer, sehingga begitu Dia datang ada banyak orang mendatangiNya. Dia populer, tetapi beberapa kali Dia menyingkir ke tempat sepi agar tidak terjebak dalam popularitas. Maka tantangan bagi kita dalam melakukan sesuatu, apakah karena dorongan belas kasih atau perintah Tuhan atau untuk mengejar popularitas.
