Oleh Rm. Yohanes Gani S, CM
Matius 7:21.24-27
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”
Renungan:
Yesus bersabda bukan orang yang berseru Tuhan Tuhan yang akan masuk dalam kerajaan surga, melainkan orang yang melakukan kehendak Bapa. Bagaimana dengan kita? Sering kita puas berdoa ini dan itu, seolah dengan doa kita sudah dapat masuk dalam golongan para kudus dan berhak masuk surga. Dengan sabda Yesus ini kita diingatkan bahwa itu tidak cukup. Kita harus menjadi pelaku kehendak Bapa. Apakah kehendak Bapa? Kehendak Bapa adalah mengasihi, sebab Allah adalah kasih (1Yoh 4:8). Maka mari kita melakukan kasih setiap saat meski hanya sebuah tindakan kecil. Ibu Teresa dari Kalkuta mengatakan lakukanlah hal-hal kecil dengan kasih yang besar setiap saat. Sudahkah kita melakukan kasih hari ini?
