Perayaan Ekaristi Malam Jumat Legi kembali digelar di Taman Doa St. Maria Medali Wasiat (28/07/2022). Dalam kesempatan ini, petugas misa diampu oleh lingkungan Santo Agustinus dengan iringan lagu liturgi bernuansa keroncong. Nampak bahwa umat begitu antusias dengan berpartisipasi aktif dalam setiap nyanyian misa.
Dalam homilinya, Romo Paroki menjabarkan benang merah antara bacaan pertama dan bacaan Injil tentang agungnya kerahiman dan belas kasih Allah yang tiada hentinya membentuk kita menjadi pribadi yang baik, sekalipun dengan kelemahan dan keterbatasan kita. ALLAH BEKERJA SECARA AKTIF MEMBENTUK DIRI KITA seperti seorang TUKANG PERIUK membentuk BEJANA TANAH LIAT. Jika kita menjadi rusak karena kelemahan dan keterbatasan kita, Allah mengerjakan BEJANA ITU MENJADI MODEL LAIN sesuai kebaikan-kebaikan kita (Yer 18:1-6). Dan bahwa Allah TERUS BEKERJA dengan TOLERANSI dan KREATIVITAS membentuk kita SAMPAI SAAT PENGADILAN AKHIR. Yang JAHAT akan dicampakkan dan YANG BAIK masuk surga (Mat 13:47-53). Homili ditutup dengan ajakan kepada umat, agar kita juga menganggapi rahmat Allah dengan sikap siap sedia dan mau dibentuk seperti yang dikehendaki Allah, karena rencana Allah adalah adalah yang terbaik bagi kita. (Sigid)
