Oleh Rm. Yohanes Gani Sukarsono, CM
Yohanes 1:47-51
Pada waktu itu Natanael datang kepada Yesus atas ajakan Filipus. Tatkala melihat Natanael datang, Yesus berkata tentang dia, “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” Kata Natanael kepada Yesus, “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya, “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.” Kata Natanael kepada-Nya, “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!” Yesus menjawab, kata-Nya, “Karena Aku berkata kepadamu: ‘Aku melihat engkau di bawah pohon ara’, maka engkau percaya? Hal-hal yang lebih besar daripada itu akan kaulihat.” Lalu kata Yesus kepadanya, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka, dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”
Renungan:
Injil Hari ini kita merayakan malaikan agung Mikael, Gabriel dan Rafael. Mereka dalam bahasa Yunani disebut Arkanggelos (arki= penghulu/ketua dan anggelos=duta). Jadi malaikat adalah duta. Apa yang dapat kita renungkan? Kita pun duta atau representasi dari suku, agama, budaya dan sebagainya. Jika di kampung perbuatan anda jahat, maka orang akan menilai bahwa orang Katolik jahat, padahal hanya anda sendiri. Begitu juga sebaliknya. Dengan demikian baik atau buruknya keluarga, suku, agama dan bangsa kita dapat ditentukan oleh sikap kita sehari-hari di tengah masyarakat. Apa yang dapat kita lakukan? Kita dapat menjadi penjaga iman dan melawan kejahatan seperti Mikael, mewartakan kabar gembira seperti Gabriel dan teman bagi sesama serta menyembuhkan seperti Rafael.
